contoh puisi nasionalisme yang baik dan sesuai EYD

Denting Luka sang Ibu Pertiwi”

 

 

Tatkala mentari menyambut dipagi hari

Wajah ibu pertiwi tak berbinar lagi

Ia merintih kesakitan

Oleh luka yang digoreskan

 

Tikus-tikus itu,

Tak pernahkah mereka bercermin?

Tak bisakah mereka mendengar?

Tak sudikah mereka melihat?

Kini jeritan itu tak terbendungkan

Jeritan itu semakin keras

Jeritan itu semakin keras!

Noda yang terus dilemparkan

Dan luka diwajah itu

Namun mereka terus bersandiwara dan durjana

 

Sadar dan dengarkanlah

Sabda alam mengingatkan

Ibu pertiwi nan malang

Cukup!

Jangan lagi

Tak ada perlindungan untuknya

Keadilan, moral dan perdamaian

Semua hancur!

Hancur berkeping-keping

Dibawah kepuasan sang durjana

Wahai ibu pertiwi

Sabar dan tegarlah

Aku akan datang

Generasi muda penerus bangsa

Aku siap menantang mentari

Dan berlari dengan senja

Kan ku usap lingangan air matamu

Dan ku hapus luka itu

Takkan ada lagi jeritan

Perih merasuk sukma

Meskipun celah itu mereka tutup

Langkah ini takkan gentar

Tidak satu langkah pun!

Karena aku untukmu

Untuk kejayaanmu

Dan bukan untuk kesedihanmu

 

 

Sumpahku

Semangatku

Perjuanganku

Kan menembus langit cakrawala

Kepercayaanmu

Takkan ada yang sia-sia

 

Tersenyumlah wahai ibu pertiwi

Waktu masih berputar

Dan hari silih berganti

Harapan itu masih ada

Karena badai pasti berlalu

Tuk Indonesia ku

Indonesia nan makmur sentosa.

 

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s