CONTOH PENDAHULUAN KARYA TULIS (Antara Pro dan Kontra)

  1. 393a_aku-cinta-indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Latar Belakang

Sekolah pada hakekatnya adalah tempat dimana pelajar dapat memperoleh ilmu. Tempat yang seharusnya bisa membuat pelajar mengerti dan paham dengan materi yang sedang dipelajari. Namun, kini sekolah telah sedikit demi sedikit telah beralih fungsi menjadi tempat penyetoran nilai. Bagaimana tidak, kini pelajar harus terbebani oleh tugas yang begitu banyak sebagai formalitas untuk mendapatkan nilai. Bahkan tidak sedikit pelajar yang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan nilai yang bagus karena mereka tak paham dengan materi yang diajarkan. Jika kita sedikit menengok keluar maka kita akan menemukan banyak sekali pelajar yang mengikuti bimbingan belajar (BIMBEL) atau les disuatu tempat untuk membuat mereka paham dengan materi sekolah. Lalu apa fungsi sekolah? Bukankah sekolah seharusnya bisa memberi pemahaman tentang materi yang diajarkan sehingga pelajar tidak perlu mengikuti bimbingan belajar atau les yang menghabiskan biaya tiap bulanya

2. Rumusan Masalah

1)      Bagaimana sistem pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah saat ini?

2)      Bagaimana kinerja dan kualitas guru dalam memberi pemahaman materi pelajaran terhadap muridnya?

3)      Mengapa banyak sekali pelajar yang mengikuti bimbingan belajar atau les untuk mendapatkan nilai bagus disekolah?

3. Tujuan Penelitian

1)      Mengetahui sudah sesuaikah sistem pembelajaran disekolah-sekolah saat ini?

2)      Mengetahui bagaimana kinerja dan kualitas mengajar guru dalam memberikan pemahaman materi pelajaran kepada siswa.

3)      Mengetahui mengapa pelajar lebih memilih untuk mengikuti bimbingan belajar untuk memperoleh nilai bagus disekolah.

4. Manfaat

1)      Manfaat Teoritis

  1. Menambah wawasan tentang bagaimana sistem pembelajaran yang sesuai dan baik untuk kemajuan sekolah-sekolah agar berfungsi sebagaimana mestinya.
  2. Sebagai landasan dalam menyusun laporan berikutnya.

2)      Manfaat Praktis

  1. Mengetahui bagaimana cara yang seharusnya dilakukan agar pelajar tidak perlu lagi mengikuti bimbingan belajar atau les untuk membuat mereka paham dengan materi pelajaran karena sekolah telah berfungsi sebagaimana mestinya. Yaitu sebagai tempat memperoleh ilmu.

(Referensi : Dinegara-negara maju seperti Amerika serikat kita tidak akan menemukan Bimbel atau semacamnya. Dinegara Islandia yang merupakan negara dengan kualitas pendidikan No 1 di dunia, sekolah- sekolah tidak melaksanakan ujian sekolah atau ujian nasional. Siswa disana hanya diberi ulangan setiap beberapa pekan sekali dengan ketentuan harus mengerjakan sendiri dan sebisanya. Karena hasil yang mereka peroleh bukan semata-mata hanya untuk nilai. Melainkan sebagai bahan koreksi guru agar dapat memberikan materi dengan cara yang tepat. Dalam memperkerjakan seorang guru di Finlandia juga sangat ketat. Hanya guru dengan tingkat pendidikan yang tinggi dan kualitas bagus yang diperkerjakan. Pemerintah finlandia sendiri beranggapan bahwa UJIAN NASIONAL hanya akan merusak pembelajaran yang sudah ada dan tekanan kepada siswa. Hasilnya Finlandia menjadi negara dengan kualitas pendidikan terbaik di dunia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s